Monthly Archives: March 2015

  • 0

The Green Revolution as a Key to Food Security

Oleh : Safira Prabawidya Pusparani

 

People today live in a world full of irony, where some countries live in a problem of obesity while others live in severe famine. The world contains enough food to feed everyone in this planet yet 870 million people still suffer from chronic undernourishment. How is this possible? There clearly is a breakdown in the process for distributing food towards all parts of the globe’s population. However, distribution remains a small aspect on the current food crisis. The production of food has become a lethal process to how foods are available for communities. The World Bank has found that the globe needs to produce at least 50 per cent more food by cheap jerseys wholesale 2050 to feed the expected global population of nine billion people.[1] However, these efforts are heavily hampered by low stockpiles, increasing population, high fuel prices, depleting natural capital but most of all, climate change. If we are to change the current conditions of poor food production and distribution, the problem of climate change needs to be solved as well.

“Read More”


  • 0

Gelas Setengah Penuh: Mengkampanyekan Kerjasama dan Komunikasi Antar Pemuda dalam Komunitas ASEAN

Tags :

Category : Articles , Writings

Oleh: Amy Darajati UtomoMovie A Dog’s Purpose (2017)

 

Bayangkan sebuah gelas, dengan air di dalamnya. Pertanyaan klasik adalah bagaimana mendefinisikan gelas tersebut—gelas setengah kosong atau gelas setengah penuh? Pertanyaan ini penulis rasa patut pula ditanyakan untuk melihat ASEAN Community bagi Indonesia: tantangan atau kesempatan? Tentu, jika ditanyakan demikian, ASEAN Community menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi Indonesia. Ada keunggulan-keunggulan Indonesia yang bisa membantu Indonesia bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya; pun ada hambatan dan tantangan yang harus diselesaikan Indonesia. Akan tetapi, patut dilihat kembali kepada esensi dari pembentukan Komunitas ASEAN—apakah kita benar-benar harus berkompetisi? Bukankah tujuan komunitas ialah untuk membangun masyarakat demi suatu tujuan yang sama? Mengapa kemudian konsepsi ‘kompetisi’ yang ditekankan dibandingkan konsepsi ‘kerjasama’? Tulisan ini berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, dengan kesimpulan bahwa pemuda seharusnya menjadi motor utama dalam pewujudan Komunitas ASEAN.

“Read More”


  • 0

AIIB sebagai Respon terhadap Unilateralisme Amerika Serikat dalam Sistem Finansial Global

Oleh: Amy Darajati Utomo

We screwed it up,

Itulah yang dikatakan Madeleine Albright, yang menjabat Secretary of State Amerika Serikat (AS), terkait pembentukan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).[1] Tulisan ini akan membahas bagaimana AIIB merupakan respon terhadap unilateralisme Amerika Serikat dalam sistem finansial global. Pertama-tama akan diulas mengenai tulisan Toyoo Gyohten yang berjudul The United States in the Global Financial Arena, yang membahas mengenai bagaimana AS sebagai hegemon menjalankan perannya dalam sistem finansial global. Kemudian akan dilanjutkan dengan pembahasan mengenai bagaimana AS cenderung menerapkan unilateralisme, dan akan ditutup dengan pembahasan mengenai AIIB.

“Read More”